untukmu ukhti

•Oktober 16, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

Dear Ukhti………
apa kabar imanmu hari ini
semoga selalu menapak maju
apa kabar hatimu hari ini
semoga selalu bersih dari debu juga kelabu
apa kabar cintamu hari ini
semoga selalu berpeluh rindu pada Nya…

Ukhti..
sungguh indah hidup setelah menikah
apa yang sebelumnya haram menjadi halal
semua perbuatannya mendapat pahala yang berlimpah di sisiNya
suka duka dilalui berdua
senang sedih ada yang menemani
tawa tangis pun bersama

Ukhti..
menikah adalah setengah dien
dan ia menggenapkan dien menjadi satu
sungguh, menikah seperti melihat dunia lain yang tiada pernah
dikunjungi sebelumnya
apa yang tidak bisa dilihat sebelum menikah kini tidak lagi
seakan membuka mata kanan yang sebelumnya belum pernah dibuka
begitu luas, begitu indah, hingga Rasul pun menyunnahkan suatu
pernikahan ini
“bukan termasuk ummatku, jika ia berkeinginan tidak menikah…”

Ukhti..
menikah adalah keputusan besar dari suatu perjanjian berat
pernah ada yang berkata..
“saat akad diucapkan Arsy tertinggi berguncang karena suatu perjanjian
berat diucapkan, karena itu saat akad terjadi ada tangis disana..tangis
suka, tangis duka…”
Allah menjadi saksi karena Dia Yang Maha Melihat lagi Menatap
dan setiap undangan yang datang akan mendoakan pernikahan ini

Ukhti..yang sedang menanti “terkasih”
nanti-lah dengan sabar
sungguh, Allah Maha Tau yang terbaik untuk dirimu
siapkan dirimu, hatimu..
sangat mudah bagiNya memberikan “terkasih” untukmu ataupun tidak
berharap dan mintalah padaNya..
pemilik alam raya dan pencipta “terkasih”mu

Ukhti..yang sedang menjelang akad
berdoa-lah selalu padaNya
penentu segalaNya…
mohon petunjukNya jika “terkasih” adalah yang terbaik untukmu
kemudahan, juga kelancaran dalam peristiwa besar nanti
sungguh, Allah Maha Tau yang terbaik untuk dirimu..
siapkan dirimu, hatimu..

Ukhti..yang telah menikah
jagalah nikmatNya yang besar ini
hanya dengan izinNya dirimu dan “terkasih”mu bersatu, tiada yang lain
jadilah penyejuk hati dan pandangannya..
menjadi istri sholehah dambaan..

Ukhti..
bahagiamu adalah bahagiaku
sedihmu juga sedihku
tawamu, tawaku juga
tangismu adalah tangisku
semoga Allah Yang Maha Indah,
memudahkan langkah ini..
memberikan yang terbaik menurutNya
dan menjadikan wanita dan istri juga ibu sholehah

Ya ALLAH, Semoga ENGKAU mengilhami ini semua. Amien ya rabbal ‘alamin

[ditulis oleh seorang sahabat baikku]

harapan,harap,pengharapan,or berharap,sama sajalah

•Oktober 3, 2008 • 1 Komentar

apalah itu sebutannya, mau disertai imbuhan atau tidak tetap saja bagiku artinya sama.

saat ini, sedang sangat trauma dengan kata-kata itu. sepertinya kalau sudah ada kata itu yang mampir di hati ini, bagai ada bom waktu pula yang mengiringi. bom itu seketika bisa meledak kapan saja tanpa bisa kita persiapkan untuk sekedar menutup telinga atau pergi jauh-jauh. yah, bom itu akan meledak sampai akhirnya kita tahu apa hasil dari kata-kata di atas itu. sesuai dengan yang diinginkah? atau justru berbanding terbalik. kalau berbanding lurus antara keduany mungkin tak jadi masalah dan bukan bom waktu namanya. nah, yang akan jadi masalah besar adalah ketika hasilnya berbanding terbalik!

fiuh, sudah tahu hasilnya akan seperti itu (berbanding lurus atau berbanding terbalik) tapi tetap saja manusia tak pernah letih membiarkan kata-kata itu mampir di otak, bahkan melaju kencang di darah kita, sampai akhirnya menetap di hati.

yah, memang tak ada yang salah ketika seorang anak manusia bersahabat dengan kata-kata itu. bahkan orang bijak pernah bilang (siapa ya orang bijaknya?) “hidup tanpa ada harapan tidak akan mungkin, dengan adanya harapan berarti kita masih memiliki semangat” (kira-kira seperti itu yang ku tangkap maksudnya).

yah, sekali lagi, memang tak ada yang salah dengan kata-kata itu. tapi sekali lagi juga, mengapa diri ini terlalu takut dengan kata-kata itu? (ada yang bisa jawab?). seolah, ketika aku menaruhnya baik-baik dalam hati ini kata-kata indah itu (ralat : bukan ku yang menaruh, tapi ia datang begitu saja, susah dikendalikan), seketika itu pula ku tahu “bom waktu” itu akan terus mengikuti dari belakang.

Ya Allah, maafkan diri ini jika sikapku ini salah. Maafkan diri ini jika jadi tak percaya dengan kuasa Mu. Maaf Ya Rabbi.

Sungguh, aku sangat yakin dengan kuasa Mu.

Sungguh, aku ingin melepaskan diri dari kegelisahan seperti ini.

Sungguh, aku ingin keluar dari belenggu masa laluku yang mungkin buatku menjadi seperti ini.

Ya Allah, biarkan diri ini terus bersujud kepadaMu, agar tak ada hal lain lagi tentang dunia ini yang buatku semakin jauh dari Mu.

Biarkan harapan di hatiku ini, hanyalah tentang Engkau dan KekasihMu Muhammad SAW.

Biarkan harapan di hatiku ini, hanyalah tentang pertemuan yang istimewa antara aku dan Engkau di syurga yg telah Kau siapkan “disana”.

Amin.

perempuan ini

•Oktober 3, 2008 • & Komentar

apa yg bisa ku ceritakan tentang perempuan ini?

yah, dy salah satu perempuan paling spesial di hidupku setelah ibuku.

pertama ku mengenalnya,

benar-benar di luar dugaan, pertemuan singkat itu menghasilkan sebuah ikatan yg sedemikian kuat.

mungkin ku harus mengucapkan beribu-ribu terima kasih utk seseorang di masa laluku,

melalui dy ku akhirnya mengenal perempuan ini.

perempuan ini,

perlahan menuntunku menuju arah-Nya

dengan penuh kesabaran ia dengarkan semua luapan emosiku.

dengan penuh kasih sayang, ia tenangkan jiwaku.

perempuan ini,

usia nya memang lebih muda dariku

pengalaman hidupnya mungkin jg blum sebanyak diriku jika ku boleh sombong

namun,

dy yg buatku akhirnya berpikir tak selamanya usia serta pengelaman hidup membuat kita jauh lebih cerdas baik emosi maupun spiritual.

dy yg buatku malu pada diriku sendiri karena begitu sombong dan angkuhnya aku.

dy yg perlahan membuat mata hati ini perlahan terbuka, melihat bahwa sesungguhnya ada sesuatu yg lebih besar bahkan paling besar yg mampu mengatur segalanya.

perempuan ini,

entah ada ucapan yg lebih hebat kah dari sebuah ucapan “terima kasih”

terima kasih karena telah mengajariku byk hal

terima kasih karena telah membantuku keluar dari keadaan paling menyiksa dalam hidupku yg justru kubuat oleh tangan dan pikiranku sendiri

terima kasih karena telah membantuku menemukan “cinta sejati” ku.

perempuan ini,

tak banyak mungkin yg bisa kuberikan untuknya,

karena aku memang tak punya apa-apa.

hanya seuntai doa kecil smoga dapat mengiringi setiap langkah hidupnya,

Ya Allah,

iringi setiap langkah kecilnya,

temani setiap helaan nafasnya,

bimbing hatinya dalam melakukan sesuatu agar semuanya dpt diniatkan hanya karenaMU,

jaga ia dengan tangan-tanganMU yg lembut,

dan jangan biarkan sesuatupun mengusik rasa cintanya kepadaMU.

karena ku inging kelak,

KAU pertemukan aku dengan perempuan ini di syurgaMU, bersama kekasih tercintaMU, Muhammad SAW

amiinn

note: kamu tau de, siapa yg ku maksud dengan “perempuan ini” disini.. luv u sista!

pernikahan impianku

•Oktober 3, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

pernikahan impianku,,

Ya Allah,seuntai doa kecil ttg sebuah hal yg kuimpikan kelak dihidupku,,

Ya Allah, hadirkan proses ta’aruf yg sempurna hingga aku bisa mengenal laki-laki yg kelak menjadi suamiku murni karenaMu, karena campur tanganMu,,jauhkan aku dr godaan dan nafsu-nafsu syetan yg mampu merusak keimananku kepadaMu..

Ya Allah, jadikan proses pernikahan ku nanti seindah proses pernikahan Rasulullah,,
kirimkan ku seorang laki-laki shaleh yang bisa menjadi suami yang baik untukku, yg membimbing stiap langkahku serta menjadi ayah yg mampu menjadi tauladan bagi anak-anak ku kelak..

amiinn..

ramadhan terindah

•Oktober 1, 2008 • & Komentar

Ya Allah, terima kasih karena telah hadiahkan ku ramadhan terindah di sepanjang hidupku. Belum pernah ku merasa se-bahagia ini merasakan ramadhan Mu, belum pernah aku se-sedih ini melepas kepergian ramadhan Mu,,

Ya Allah, terima kasih di ramadhan Mu taun ini Kau izinkan aku untuk merasakan kebahagiaan dan penderitaan hambaMu yang lain. Ku rasakan kebahagiaan hamba Mu yang lain ketika aku dengan penuh cinta melayani adik2Qu satu almamater itu belajar untuk lebih mengenalMu, mengenal Rasul-Mu, mengenal siapa diri mereka sesungguhNya dihadapanMu serta untuk siapa seluruh hidup yang mereka harus dipersembahkan. Sungguh sangat keletihan serta keringat ku beserta sahabat2ku yg lain selama berhari-hari itu tak akan sebanding dg apa yg mereka dapatkan dan mereka rasakan ketika mereka mengetahui siapa Engkau sebenarnya, Rabb-ku Yang Maha Sempurna. Sungguh pengorbanan kedua orang tua kami merelakan kami berhari-hari tak bersama mereka saat berbuka tak kan sebanding dg apa yang mereka dapatkan ketika mereka sudah tau untuk siapa sesungguhNya hidup mereka harus dipersembahkan.

Ya Allah, tak ada kata lain selain rasa syukur ku yg teramat dalam karena begitu indah Kau hadirkan ramadhan ini untukku.

Tak cukup sampai disitu Kau beri aku kesempatan menikmati kebahagiaan hambaMu yg lain.

Hampir di penghujung ramadhan Mu, Kau beri aku kesempatan lagi untuk merasakan penderitaan hambaMu yang lain yg buatKu tak henti2nya berucap syukur pada Mu Ya Allah.

Wisma Tuna Ganda. Terdengar seperti nama apa kira2? Yah, seperti namanya, pertama aku mendengarnya pun hati ini sudah bergetar miris. Terlebih ketika 27 Ramadhan 1429H kemarin, aku bersama keluarga besarku di FOSMA UIN mendapat kesempatan untuk berkunjung kesana. Bertemu dg hamba2Mu yg mungkin punya cara berbeda dalam menjalani hidup ini Ya Allah. Lebih bergetar hebat hati ini ketika melihat mereka lebih dekat. Tiba2 perasaan berdosa merayap di tubuhku. Perasaan menyesal mengapa aku tak jua bersyukur atas nikmat hidup yg kumiliki samapi detik ini. Mengapa masih saja sering mengeluh padahal Allah telah berikan banyak hal dalam hidupku? Mengapa masih saja sering iri dengan orang lain yg jauh lebih hebat dari pada ku?

Ya Allah, ampuni aku yg tak pernah puas akan diri ini.

Ampuni aku yang masih saja sering sombong dan congkak berjalan di bumi Mu.

Ya Allah, ajari aku bersyukur bahkan sampai diriku dalam keadaan teraniaya sekalipun.

Biarkan aku meraih keimanan yang setinggi-tinggiNya terhadapMu sekalipun diri ini harus terpuruk di dunia, dari pada nantinya aku harus berjalan dengan berlutut di nerakaMu karena meanggung semua dosa2 yg ku perbuat, dan hanya akan ada penyesalan tanpa arti.

Mereka memiliki kehidupan yang mungkin jauh lebih sulit dari pada aku, tapi mereka sanggup melewati semuanya. Lantas apalagi yg mampu buatku tak bersyukur terhadapMu Ya Rabb?

Ya Rabbi, jangan pernah berhenti mencurahkan kasih sayangMu untuk mereka, karena siapa lagi yg mereka punya selain diriMu?

Ku titip sahabat2 baruku padaMu, Ya Allah..

Izinkan aku suatu hari mampu mengunjungi mereka dg keadaan yg lebih baik.

Terima kasih Ya Allah karena telah hadiahkanku,

“RAMADHAN TERINDAH DI SEPANJANG HIDUPKU”

mencoba menulis

•Oktober 1, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

mmm,,berawal dr membaca sebuah blog kk nya temen ku [red: mas afif], kok jd pengen jg yah punya blog sendiri,,hehehe..

mudah2an apapun yg ku tulis disini bisa jd manfaat utk org byk,,amiiinn..

thx to mas ruli yg nyemangatin aku utk nulis, nulis apapun semua ku krn ternyata latihan nya memang dr hal2 kecil yg terkadang kita anggap ga penting,,

so,maap maap yah klo tulisannya ga sebagus yg lain,,massiii belajjjaarrr..hehehe!

selamat membaca!

Hello world!

•Oktober 1, 2008 • 1 Komentar

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!